Sunday, December 8, 2019

Perawi Hadits Utama - Imam Hambali

IMAM HAMBALI
Ulama Pemberani

Guru Ulama Hadits
Imam Hambali adalah seorang ahli hadits terkenal. Banyak ulama dan para imam penulis hadits yang menuntut ilmu kepadanya seperti Imam Bukhari, Imam Muslim dan Imam Abu Dawud. Hebatnya beliau menguasai dan hafal sampai 700.000 hadits. Semua itu karena kecerdasaannya sehingga ia dapat menyerap hadits-hadits tersebut dengan mudah dan cepat.

Ayahnya hanya mewariskan sebuah rumah kecil dan tanahnya sempit. Itu sebabnya ia melakukan berbagai pekerjaan untuk menghasilkan uang. Ia pernah bekerja sebagai penjahit, penulis, penenun kain dan bahkan menjadi kuli panggul. Semua pekerjaan yang halal akan ia lakukan demi menjaga kehalalan setiap makanan yang dimakannya.

Hambali dikenal sangat tekun, pantang menyerah dan sangat tertarik mempelajari ilmu hadits. Saking senangnya dengan ilmu hadits, ia rela mendatangi para ahli hadits untuk mendapatkan sebuah hadits meskipun tempat itu sangat jauh. Hal itu ia lakukan bukan hanya untuk belajar hadits, tapi juga mendengarkan nasihat para ulama terkenal.

Telat Menikah Demi Ilmu
Saat muda, Imam Hambali sering keberbagai tempat untuk menuntut ilmu. Saking asyiknya belajar dan menuntut ilmu, ia baru menikah pada usia 40 tahun. Ia menikah tiga kali, karena istri pertama dan keduanya meninggal. Dari tiga pernikahan itu, ia dikaruniai 7 anak.
Imam Hambali sangat rajin beribadah. Hampir setiap hari, ia berpuasa dan hanya tidur beberapa jam. Ia lebih banyak shalat malam hingga subuh menjelang. Selain itu, ia juga sangat dermawan. Ia tak segan memberikan semua uangnya untuk para sahabatnya yang sedang membutuhkan.

Dishalatkan 130.000 Jama'ah

Pada suatu masa, berkembangnya faham muktazilah yang menganggap Al -Qur'an adalah "mahluk" ciptaan Allah seperti manusia, hewan, atau tumbuhan. Padahal, Al - Qur'an adalah firman Allah SWT.

Paham muktazilah yang sesat itu didukung oleh khalifah yang sedang berkuasa saat itu, Al-Ma'mun dan Al Wasiq. Karena menentang paham Muktazillah, Imam Hambali dan para ulama lainnya ditangkap dan dipenjara. Selama dipenjara, mereka disiksa dengan kejam agar mengakui paham muktazilah.

Alhamdulillah, pada masa Khalifah Al Mutawakkil memerintah, Imam Hambali dan para ulama lainnya dibebaskan dari penjara. Setelah dibebaskan, ia diberi hadiah sebanyak 10.000 dirham oleh khalifah. Awalnya, Hambali menolak hadiah itu. Namun karena terus dipaksa, ia pun menerima dan membagikannya
kepada para fakir miskin.

Imam Hambali wafat pada tanggal 12 Rabiul awal tahun 241 Hijriyah atau 855 Masehi. Ia meninggal dalam usia 77 tahun. Jenazahnya dishalatkan oleh lebih dari 130.000 muslimin. MasyaaAllah.


(Source 100 Tokoh Teladan Tim Darul Fikr)








No comments:

Post a Comment

Sebab-Sebab Mendapat Ilmu Yang Bermanfaat Dan Sebab-Sebab Ilmu Kokoh Didalam Hati

بسم الله الرحمن الرحيم Ilmu bukanlah sekedar maklumat, konten, data, hafalan, catatan tapi ilmu adalah KARAKTER . Ilmu perhiasan terin...